Handphone Now, not only Needs and Style, but also Personality.

Zaman sekarang tentu saja berbeda dengan jaman saya SMP dulu. Waktu saya SMP, mungkin hanya ada 1 atau dua orang yang punya hp di kelas. Saya sendiri baru punya Hp waktu kelas 2 SMA. Jika dibandingkan dengan jaman sekarang, hanya satu kata yang bisa membandingkannya.. ngenes… hehehhe

Jaman sekarang hampir semua orang punya hp. Bahkan tukang baso pun hp nya Blackberry! Mantab betul! Saya saja pertama punya HP dulu merknya Soni Ericsson J230i. Hp warna, polyphonic, dan bisa untuk radio. Hp tersebut saya beli dengan uang sendiri hadiah lomba menulis tentang perpustakaan seharga Rp 610.000,00. Hingga saya kuliah semester 5 saya masih pakai hp tersebut dan tidak pernah ganti Hp. Karena hp mulai suka ngehank, akhirnya saya beli HP Cina merk GStar. Dulu harganya Rp 550.000,00. Lagi-lagi saya beli dengan uang sendiri hasil uang jatah bulanan beasiswa. Lalu belum ada 6 bulan Hp tersebut sudah rusak. Karena saya lagi kere, akhirnya saya pakai HP ibu saya (nokia 1202). Berikut penampakan  hp2 tersebut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gara-gara disela-sela ngasprak tadi saya liat begitu banyak mahasiswa yang menenteng BB di tangannya, saya jadi kepikiran, kayaknya jaman sekarang HP bukan lagi masalah kebutuhan, bukan lagi masalah style, namun kepribadian!

Mengapa begitu? Sebelumnya perlu saya tekankan bahwa disini saya bukan iri karena Hp saya jadul, jelek, katrok, dsb karena sy selalu bersyukur masih bisa punya Hp original, bukan Hp blasteran (loh? :D) Saya juga bukan anti BB atau anti smartphone lainnya karena sekiranya nanti saya ada rejeki lebih memang niatnya pgn beli smartphone yang bisa buat aplikasi2 measurement.  Tapi itupun masih pikir2 dulu, karena sepertinya lebih baik uangnya buat beli netboook yang super canggih. hhhee

Nah, kembali ke topik di atas. Mengapa bisa saya bilang masalah kepribadian? Saya orangnya simpel, sangat suka privasi, jadi saya kurang suka dikit2 nengok hp gara2 bunyi2an tang ting tang ting (kecuali smsn sama pacar.. hehe). Makanya saya bertahan dengan hp biru yang ada di pojok kanan di atas.

Lantas bagaimana dengan kebutuhan dan style? Coba dipikir, anak SMP, SMA, dan anak kuliahan yang hidupnya gak sibuk-sibuk amat buat apa sih pakai BB? kebutuhan? tentu saja bukan! style? lalu kenapa ada tukang baso pakai BB kalau itu masalah style! Kepribadian? Yup itulah jawaban paling tepat menurut saya!

Kalau bukan karena kepribadian yang ingin dilihat keren, labil, jiwa yang bergejolak, dan sebaginya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, adakah penyebab lain yang menyebabkan anak jaman sekarang latah BB-BB an dan smartphone2 an?

Pernah saya survei ke salah satu teman yang cukup berada, secar teknis tentu saja mampu beli hp mahal, kesibukan juga lumayan, dan melek teknologi, ternyata dia pakai hp biasa. Saya tanya, “kamu pakai BB kan?” ternyata tidak. Rekan yang satu ini memang cukup low profile dan gak neko-neko.

Saya sebenarnya juga gak habis pikir, kenapa anak muda jaman sekarang lebiih suka tenggelam dalam dunia maya daripada berinteraksi dengan dunia sekitarnya. Di kereta, di bus, di angkot, mall, di mana-mana, banyak sekali orang2 yang masuk ke dalam golongan generasi menunduk. Pang ping pang ping kutak kutik Hp. Atau generasi chargeran, kemana-mana sibuk bawa charger dan cari stop kontak. Geleng-geleng kepala saya lihatnya. Budaya saling sapa di tempat umum sudah mulai berkurang, karena masing2 pribadi mulai berubah menjadi individualis dan sibuk tenggelam di dunia per-hp-an masing-masing. Ckckckck

Bukannya saya melarang anda-anda sekalian untuk pakai smartphone. Bukan! Hanya saja gunakanlah sewajarnya. Segala sesuatu yang berlebihan itu juga tidak baik bukan? Yang saya takutkan nantinya adalah munculnya generasi individualis dan konsumtif merajalela di dunia ini. Karena sudah dimanjakan oleh teknologi, kita jadi lupa bagaimana hidup susah. Kalau lupa bagaimana rasanya hidup susah, otomatis akan lupa pula cara menghargai hidup. Kalau hidup sudah tidak dihargai? Ya Wassalam.

Semoga bermanfaat.🙂

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s