No-Knead Bread Recipe – Resep Roti Starter

G’day!

Seperti biasa memasak adalah salah satu pelarian paling menyenangkan dan mengenyangkan ketika kepala tidak bisa diajak kompromi dengan berbagai kesibukan. Sebulan ini saya sibuk dengan field work dan lab-work untuk mempersiapkan master thesis. Agak stres juga karena beban lab yang masih melimpah dan alhasil writing saya pun terabaikan. So, suatu hari, pergilah saya ke shopping center dan entah kenapa saya tertarik dengan sordough yang ada di etalase roti. Bisa ditebak, beberapa hari kemudian saya sibuk berkreasi dengan roti keras tersebut. Ada yang dibikin sandwich vegetarian, bagel, dimakan dengan nutela, butter atau cream cheese, atau dibuat ala-ala bruschetta.

Nah, akhirnya saya isenglah googling resep untuk sejenis roti sordough/baguette/prancis dan sejenisnya. Ternyata mudah! Cukup Tepung roti, ragi, garam dan air. That’s it! Setelah googling beberapa kali akhirnya saya menemukan resep roti yang tanpa perlu “ngulen” alias ngga pake capek. Resep No-Knead Bread ini kalau tidak salah dipopulerkan oleh NY times beberapa tahun yang lalu and it went viral! So here’s the recipe:

Ingredients:

  • 3 cups un-bleached bread flour/bisa dikreasikan dengan wholemeal bread flour (bisa juga pakai plain flour biasa/tepung terigu biasa namun hasilnya akan kurang maksimal)
  • 1/4 tsp yeast/ragi
  • 1 1/4 tsp salt
  • 1 1/2 cups air suhu ruangan

Methods:

  • Campur semua bahan kering di dalam mangkuk besar dan aduk rata menggunakan wooden spoon.
  • Setelah semua bahan tercampur, tambahkan air dan aduk kembali menggunakan wooden spoon sampai semua bahan tercampur sempurna.
  • Tutup dengan plastic wrap dan diamkan adonan di dalam suhu ruangan selama kurang lebih 18 jam. Mula-mula adonan akan terlihat seperti di gambar 1, namun setelah 5 jam atau lebih adonan akan mengembang setinggi tepi mangkuk.

    Gambar 1. starter dough setelah semua bahan tercampur

    Gambar 1. starter dough setelah semua bahan tercampur

  • Setelah 18 jam, keluarkan adonan dan letakkan di atas papan/meja yang telah ditaburi tepung. Adonan akan menjadi sangat lentur, oleh karena itu bentuk adonan seperti bola gepeng.
  • Siapkan cooking towel/lap/baking paper, lumuri dengan tepung terigu, kemudian letakkan adonan di atasnya. Tutup dengan sisa lap/cooking towel/baking paper dan diamkan selama 1-2 jam.
  • Panaskan overn 250 derajat C selama 30 menit, kemudian letakkan adonan di atas tray, oven selama 30-45 menit.
  • Oiya, jika anda punya biji2an, bisa ditaburkan di atas adonan (Sebelum adonan tertutup dengan tepung yang kering)
    Gambar 2. Penampakan fresh from the oven

    Gambar 2. Penampakan fresh from the oven

    Gambar 3. Bagian dalam yang berongga namun keras dan crusty di bagian kulitnya

    Gambar 3. Bagian dalam yang berongga namun keras dan crusty di bagian kulitnya

Mudah bukan? Roti ini sangat cocok untuk disajikan untuk morning/afternoon tea, cukup dengan dioleskan butter/selai ataupun dijadikan sandwich untuk bekal makan siang. Jika roti tidak habis dalam beberapa hari dan mulai mengeras, cukup dipanggang di dalam toaster selama >2 menit, oleskan butter dan garlic/aneka topping, then it turns into bagel/bruschetta/garlic bread! Selamat mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s